Rusli Zainal Sang Visioner – William dan Lawrence Bragg memperoleh Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1915, dan barangkali merupakan satu-satunya pasangan ayah anak yang paling sukses dalam sejarah sains dunia.
Pada 1912 fisikawan Jerman Max Von Laue menunjukkan bahwa sinar X adalah gelombang dan dapat dipantulkan dari lapisan – lapisan atom di dalam kristal. Willim Bragg menganggap penting hal ini dan membuat spektometer pertama untuk mengukur gelombang sinar X.
William dan putranya kemudian bekerja sama menghamburkan sinar X dari berbagai kristal yang berbeda. Lawrence menemukan rumus yang menghubungkan panjang gelombang sinar X dengan jarak atom dalam struktur kristal. (more…)
Rusli Zainal Sang Visioner – Ayah George Boole bekerja sebagai tukang sepatu,tetapi sangat tertarik pada bidang matamatika serta alat-alat optik. Minat itumenurun pada anak lelakinya. Pada usia 15 tahun , dasar-dasar pengetahuan Boole telah cukup kokoh dalam bidang matematika. Dia juga mempelajari bahasa Latin, Yunani, Prancis, dan Jerman secara otodidak.
Pada tahun 1849, Boole diangkat menjadi guru besar matematika di Queen’s College, Cork, Irlandia, meskipun dia bukan lulusan universitas. Bahkan pada tahun 1857, dia terpilih sebagai fellow Royal Society – lembaga ilmiah yang sangat pretisius.
Di Cork dia menulis 50 makalah dan 4 buah buku tentang matematika, yang kemudian menjadi dasarĀ dari apa yang kita kenal sebagai “aljabar Boolean”. Dalam aljabar ini, pernyatan logis dilambangkan dengan persamaan aljabar, dan angka 0 serta angka 1 digunakan untuk menunjukan “salah” dan “benar”. (more…)
This blog is not Rusli Zainal’s personal blog or Participant in Rusli Zainal Sang Visioner SEO Contest. But It’s only has the same name of her. This blog is just about Tokoh Sains dan and all the things that related to Visioner Dunia. This announcement made in order to avoid misunderstanding .
Rusli Zainal Sang Visioner’sĀ Blog – Niels Bohr belajar fisika di Universitas Kopenhagen ,kemudian menjadi profesor disana. Dia pindah ke Inggris dan bekerja dengan fisikawan ternama Ernest Rutheford, berusaha menemukan seperti apa atom itu sebenarnya.
Penelitian Bohr menunjukan bahwa atom memiliki inti di pusatnya dan beberapa elektro-mengorbit pada jarak tertentu di sekitar atom . Pada tahun 1922 Bohr mendapat hadiah Nobel Fisika atas karyanya mengenai atom.
Sejak perang Dunia II Bohr berusaha membantu orang -orang Yahudi untuk mencari pekerjaan baru dan menghindar dari kejaran dan kekejaman Hitler. Dia sendiri pergi dari Denmark menuju Amerika. Pada tahun 1943, dia terlibat dalam pembuatan bom atom, dia sendiri merasa dihantui akibat – akibat yang ditimbulkan bom atom tersebut. (more…)